INDOUPTODATE.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen penuh pemerintah dalam memperkuat fundamental ekonomi nasional. Dalam ajang Indonesia Economic Summit yang digelar di Jakarta, Selasa (3/2/2026), Purbaya meyakinkan para investor global dan domestik bahwa Indonesia kini berada di jalur transformasi yang tepat.
Pemerintah menyatakan keseriusannya dalam memperbaiki iklim bisnis melalui optimalisasi seluruh “mesin” pertumbuhan, mulai dari sektor fiskal, moneter, hingga pemberdayaan sektor swasta.
Fokus pada Kekuatan Domestik
Di tengah ketidakpastian gejolak global, Menkeu Purbaya menekankan bahwa Indonesia memiliki daya tahan yang unik. Sekitar 90 persen perekonomian Indonesia digerakkan oleh permintaan domestik.
“Kalau saya fokus mendorong permintaan domestik, perekonomian Indonesia akan baik-baik saja di tengah kondisi global saat ini,” ujar Purbaya.
Untuk menjaga momentum tersebut, pemerintah aktif memanfaatkan instrumen fiskal sebagai stimulan, termasuk melalui:
1. Pemberian berbagai stimulus ekonomi.
2. Penyaluran bantuan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat.
3. Target optimistis pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen pada tahun 2026.
Menghapus Hambatan Investasi
Selain menjaga konsumsi, pemerintah juga fokus pada reformasi birokrasi bagi pelaku usaha. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah pembentukan Satgas “Debottlenecking”. Satgas ini dirancang khusus untuk mengurai hambatan regulasi dan teknis yang selama ini dikeluhkan oleh para investor.
Menkeu memastikan bahwa dalam setahun ke depan, wajah investasi Indonesia akan jauh lebih atraktif. “Jadi jangan terlambat, jangan enggan berinvestasi di Indonesia karena Anda bergerak ke arah yang tepat,” tegasnya.
Tentang Indonesia Economic Summit
Indonesia Economic Summit merupakan forum tahunan bergengsi yang mempertemukan jajaran pemerintah, pelaku bisnis, hingga akademisi lintas negara. Tahun ini, pertemuan berlangsung pada 3-4 Februari 2026 di Jakarta, menjadi wadah strategis untuk merumuskan arah kebijakan ekonomi di tengah dinamika dunia. (KWY)





