Iduladha 1447 H: Pemkab Banyuwangi Imbau Warga Bagikan Daging Kurban Tanpa Kantong Plastik

News244 Dilihat

INDOUPTODATE.ID – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengajak masyarakat mengurangi penggunaan kantong plastik saat pembagian daging kurban pada Iduladha 1447 Hijriah. Warga diimbau menggunakan wadah ramah lingkungan seperti besek bambu, daun pisang, daun jati, hingga kantong yang dapat dipakai ulang.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menekan timbunan sampah plastik sekali pakai yang biasanya meningkat saat momentum pembagian daging kurban.

“Kita ingin mulai membiasakan warga sadar untuk membatasi penggunaan plastik sekali pakai. Gunakan wadah yang bisa dipakai berkali-kali untuk mengurangi sampah plastik,” ujar Ipuk, Selasa (26/5/2026).

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi, Bayu Hadiyanto, menambahkan pihaknya mendorong panitia kurban di lingkungan pemkab, masjid, dan musala mulai beralih menggunakan wadah alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Menurut Bayu, apabila penggunaan plastik masih belum dapat dihindari, masyarakat disarankan memilih wadah yang dapat digunakan kembali agar tidak langsung menjadi sampah.

“Wadah seperti besek, daun pisang, daun jati hingga kantong kertas selain lebih alami juga dapat mengurangi ketergantungan terhadap plastik sekali pakai,” kata Bayu.

Ia juga menyebut kenaikan harga kantong plastik dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk mulai beralih ke wadah alternatif yang lebih hemat sekaligus ramah lingkungan.

Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi turut mengimbau masyarakat membawa wadah sendiri dari rumah saat mengambil daging kurban. Langkah sederhana tersebut dinilai mampu membantu mengurangi timbunan sampah plastik selama perayaan Iduladha.

Pemkab Banyuwangi berharap gerakan pengurangan plastik sekali pakai ini dapat menjadi kebiasaan baru di tengah masyarakat, sehingga perayaan Iduladha tidak hanya berjalan khidmat tetapi juga lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. (WUI)

READ  Usia Hampir Tujuh Dekade, Dwi Soetjipto Taklukkan Tanjakan Ekstrem Ijen KOM 2025