Pertamina Patra Niaga Beroperasi Penuh 24 Jam​

News266 Dilihat

INDOUPTODATE.ID – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) terus mengoptimalkan seluruh rantai pasok distribusi BBM untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Berbagai langkah antisipatif dilakukan guna menjaga ketersediaan stok BBM di SPBU, khususnya di wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan.

Dalam sepekan terakhir, Pertamina mengoptimalkan penyaluran BBM dengan volume di atas rata-rata konsumsi normal harian sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan di wilayah Jawa Timur. Penyaluran dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing SPBU agar masyarakat tetap dapat memperoleh BBM dengan mudah. Hingga saat ini, penyaluran Pertalite telah mencapai 96,6% sedangkan untuk Biosolar telah mencapai 103,3% dari kuota kumulatif tahun berjalan. Angka tersebut mencerminkan komitmen Pertamina untuk terus memastikan distribusi BBM berjalan optimal sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Didukung jaringan infrastruktur yang terintegrasi, Pertamina mengoptimalkan operasional seluruh Fuel Terminal (FT) dan Integrated Terminal (IT) di wilayah Jawa Timur selama 24 jam. Untuk memperkuat keandalan distribusi, Pertamina juga menerapkan skema alih suplai dengan mengoptimalkan dukungan pasokan dari Integrated Terminal Tanjungwangi, Fuel Terminal Malang, Fuel Terminal Madiun, Fuel Terminal Tuban, hingga Fuel Terminal Boyolali di Jawa Tengah. Sinergi antarterminal ini memastikan distribusi BBM di wilayah Jawa Timur tetap berjalan lancar sehingga kebutuhan masyarakat dapat terus terpenuhi.

Sebagai bagian dari penguatan distribusi di wilayah Jawa Timur, Pertamina juga menambah kapasitas angkut operasional armada mobil tangki sebesar 608 kiloliter, sehingga total kapasitas distribusi mencapai 22.196 kiloliter per hari. Peningkatan kapasitas ini memungkinkan pengiriman BBM ke SPBU dilakukan lebih cepat dan lebih optimal, sehingga ketersediaan energi bagi masyarakat tetap terjaga.

READ  Pertamina Patra Niaga Dukung Kesehatan Ibu dan Anak untuk Tekan Stunting

Pertamina juga mengoptimalkan pola pengiriman dengan memberangkatkan mobil tangki lebih awal agar pasokan BBM telah tiba di SPBU sebelum dimulainya aktivitas masyarakat pada pagi hari. Upaya ini bertujuan menjaga ketersediaan stok sekaligus mengurangi potensi antrean pada jam-jam sibuk.

Di tingkat SPBU, Pertamina bersama pengelola SPBU melakukan pengaturan jalur masuk kendaraan agar antrean tetap tertib dan tidak mengganggu akses jalan maupun aktivitas masyarakat di sekitar lokasi SPBU.

Seluruh proses distribusi juga dipantau secara real time melalui sistem monitoring operasional. Dengan pemantauan yang berlangsung secara berkelanjutan, Pertamina dapat segera menyesuaikan pola suplai apabila terjadi peningkatan kebutuhan di suatu wilayah sehingga penyaluran BBM tetap berlangsung cepat dan merata.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyampaikan bahwa berbagai langkah tersebut merupakan wujud komitmen Pertamina dalam menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.
“Pertamina terus mengoptimalkan seluruh infrastruktur dan sumber daya yang dimiliki agar kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi. Penyaluran kami tingkatkan di atas rata-rata kebutuhan normal, operasional Fuel Terminal dan Integrated Terminal berlangsung selama 24 jam, armada mobil tangki kami tambah, serta pola distribusi terus kami evaluasi secara berkala agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying). Masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokan BBM terus disalurkan secara berkesinambungan dan dalam kondisi aman.

Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai produk maupun layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 yang siap melayani selama 24 jam. (RLG)