INDOUPTODATE.ID – TIMNAS Spanyol berhasil mengukuhkan diri sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion New Jersey, Minggu (20/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini sekaligus menggagalkan ambisi Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia secara beruntun.
Gelar tersebut menjadi trofi Piala Dunia kedua bagi La Furia Roja setelah sebelumnya meraih gelar perdana pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung tampil dengan tempo tinggi. Spanyol perlahan mulai mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya ke gawang yang dikawal Emiliano Martinez.
Peluang emas pertama hadir pada menit ke-38 melalui kombinasi umpan satu-dua yang melibatkan Mikel Oyarzabal. Namun, penyelesaian akhirnya masih mampu digagalkan oleh Martinez yang tampil gemilang di bawah mistar gawang Argentina.
Marc Cucurella juga beberapa kali mengancam pertahanan Albiceleste melalui penetrasi dari sisi sayap. Meski demikian, belum ada gol yang tercipta hingga turun minum dan babak pertama berakhir dengan skor imbang 0-0.
Memasuki babak kedua, Spanyol kembali mengambil inisiatif serangan. Baru satu menit setelah kick-off, Alex Baena hampir membawa timnya unggul usai memotong umpan Nicolas Tagliafico. Namun, sepakannya kembali berhasil diamankan Emiliano Martinez.
Laga sempat diwarnai ketegangan pada menit ke-52 ketika Leandro Paredes melakukan pelanggaran terhadap Rodri. Situasi memanas setelah Paredes mendorong Dani Olmo hingga memicu keributan antarpemain.
Wasit Slavko Vincic akhirnya memberikan kartu kuning kepada Paredes. Hingga pertengahan babak kedua, Argentina telah mengoleksi dua kartu kuning.
Spanyol terus menekan pertahanan lawan. Lamine Yamal mengirim umpan matang kepada Ferran Torres pada menit ke-67, namun sundulan sang penyerang masih mampu diamankan Martinez.
Penjaga gawang Argentina tersebut tampil luar biasa sepanjang pertandingan dengan menggagalkan berbagai peluang dari Pedri, Pau Cubarsi, hingga Nico Williams.
Drama kembali terjadi menjelang akhir waktu normal. Pada masa injury time, Argentina harus bermain dengan 10 orang setelah salah satu pemainnya diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Pau Cubarsi.
Beberapa menit kemudian, Spanyol memperoleh tendangan bebas di depan kotak penalti usai pelanggaran Leandro Paredes. Lamine Yamal yang menjadi eksekutor melepaskan tendangan keras ke sisi kiri gawang, tetapi kembali berhasil ditepis Martinez.
Skor tanpa gol bertahan hingga 90 menit berakhir sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Pada extra time, Spanyol nyaris memecah kebuntuan melalui Nico Williams. Namun gol yang sempat tercipta dianulir wasit karena Mikel Merino lebih dahulu melakukan pelanggaran terhadap Nicolas Otamendi dalam proses serangan.
Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada babak kedua perpanjangan waktu. Nico Williams melepaskan umpan tarik ke dalam kotak penalti yang disambut Ferran Torres dengan penyelesaian sempurna untuk menaklukkan Emiliano Martinez dan membawa Spanyol unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Argentina berusaha membalas melalui sejumlah peluang, termasuk dari situasi bola mati yang dipimpin Lionel Messi. Namun, seluruh upaya Albiceleste mampu dipatahkan oleh kiper Spanyol, Unai Simon.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Spanyol mampu mempertahankan keunggulan 1-0 dan memastikan diri menjadi kampiun Piala Dunia 2026.
Susunan Pemain
Spanyol (4-1-2-3): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri; Fabian Ruiz, Dani Olmo; Lamine Yamal, Alex Baena, Mikel Oyarzabal.
Pelatih: Luis de la Fuente.
Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Leandro Paredes, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister; Lionel Messi, Julian Alvarez.
Pelatih: Lionel Scaloni.
Laga dipimpin wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, dengan kick-off pukul 02.00 WIB. (RSL)





