SIG Catat Pertumbuhan Penjualan 5,6 Persen, Perkuat Penetrasi Pasar di Jawa Barat

News220 Dilihat

INDOUPTODATE.ID – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil mempertahankan tren pertumbuhan kinerja penjualan sepanjang semester I 2026. Perseroan mencatat volume penjualan sebesar 18,27 juta ton atau meningkat 5,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 17,3 juta ton.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan pertumbuhan penjualan tersebut merupakan hasil dari strategi perusahaan yang berfokus pada penguatan pengelolaan pemasaran dan penjualan, sekaligus memastikan ketersediaan produk serta memperluas jangkauan pasar di berbagai daerah.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan konsistensi SIG dalam menjalankan transformasi bisnis, khususnya melalui penguatan pengelolaan pasar mikro yang menjadi salah satu strategi utama perusahaan dalam menghadapi persaingan industri semen nasional.

“Kinerja penjualan yang positif merupakan bukti konsistensi SIG menjalankan transformasi, khususnya dalam penguatan pengelolaan pasar mikro. Pencapaian ini juga sejalan dengan komitmen BP BUMN dan Danantara sehingga transformasi BUMN membuahkan hasil nyata dan menciptakan nilai untuk memberikan manfaat bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Vita Mahreyni.

SIG juga terus memperkuat kinerja penjualan pada segmen ritel yang selama ini menjadi penyumbang terbesar terhadap pendapatan perusahaan. Hingga saat ini, penjualan ritel memberikan kontribusi sekitar 70 persen terhadap total pendapatan SIG.

Untuk mempertahankan momentum pertumbuhan, perusahaan menyiapkan strategi ekspansi dengan membidik pasar potensial di Jawa Barat. Wilayah tersebut dinilai memiliki prospek yang menjanjikan seiring meningkatnya permintaan semen.

Berdasarkan data perusahaan, permintaan semen di Jawa Barat selama semester I 2026 tumbuh sebesar 7,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi SIG untuk memperkuat pangsa pasar sekaligus meningkatkan volume penjualan.

Vita menegaskan, penguatan pasar mikro di berbagai wilayah akan terus menjadi strategi utama perusahaan dalam mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

READ  Gunung Merapi Alami 14 Kali Erupsi, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas

“Penguatan pasar mikro di berbagai wilayah penjualan merupakan langkah strategis SIG untuk memenangkan persaingan dan menjadi motor penggerak pertumbuhan kinerja berkelanjutan serta semakin mengukuhkan posisi SIG sebagai market leader di Indonesia,” katanya.

Dengan strategi pemasaran yang semakin terarah, penguatan jaringan distribusi, serta fokus pada segmen ritel, SIG optimistis mampu mempertahankan tren pertumbuhan penjualan hingga akhir 2026 sekaligus memperkokoh posisinya sebagai pemimpin pasar industri semen nasional. (ITN)