Kinerja Melesat, TTL Bukukan Throughput 1,75 Juta TEUs hingga Juli 2026

News337 Dilihat

INDOUPTODATE.ID – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) kembali mencatatkan kinerja positif dengan membukukan rekor throughput petikemas tertinggi hingga Juli 2026. Secara konsolidasi, arus petikemas di tiga terminal yang dikelola TTL mencapai 1.753.203 TEUs.

Capaian tersebut tumbuh 13,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 1.547.561 TEUs.

Kinerja tersebut menjadi capaian throughput tertinggi sepanjang pengelolaan TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian dalam satu pengelolaan terintegrasi.

Pertumbuhan arus petikemas ditopang oleh peningkatan volume internasional dan domestik, penambahan layanan pelayaran, optimalisasi jaringan layanan, serta peningkatan produktivitas bongkar muat di ketiga terminal.

TPK Teluk Lamong Tumbuh 23,6 Persen

TPK Teluk Lamong menjadi terminal dengan pertumbuhan tertinggi. Hingga Juli 2026, throughput tercatat mencapai 644.432 TEUs, meningkat 23,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 521.451 TEUs.

Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh peningkatan arus petikemas internasional serta hadirnya dua layanan pelayaran baru yang semakin memperkuat konektivitas TPK Teluk Lamong dengan jaringan pelayaran global.

Layanan pertama adalah CSE Service melalui skema joint slot antara COSCO dan OOCL dengan rata-rata muatan sekitar 1.200 TEUs setiap call.

Sementara layanan kedua adalah SCJX/SIX Service melalui joint slot GSL dan XPF dengan rata-rata muatan sekitar 1.100 TEUs per call.

Kinerja sektor internasional juga diperkuat oleh 22 international ad hoc calls hingga Juli 2026. Layanan tersebut memberikan tambahan volume sebesar 14.020 TEUs.

TPK Nilam Perkuat Distribusi ke Indonesia Timur

TPK Nilam turut mencatatkan pertumbuhan signifikan. Throughput hingga Juli 2026 mencapai 321.604 TEUs, atau tumbuh sekitar 19,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 268.852 TEUs.

READ  Les Bleus Hajar Swedia 3-0, Prancis Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Pertumbuhan terutama berasal dari peningkatan aktivitas petikemas domestik. Sejumlah layanan yang menopang kinerja tersebut antara lain Meratus tujuan Kendari dan Tanto tujuan Ambon.

Peningkatan aktivitas tersebut semakin memperkuat peran TPK Nilam dalam mendukung distribusi logistik dari Surabaya menuju berbagai wilayah di Indonesia Timur.

TPK Berlian Tingkatkan Efisiensi Operasional

Sementara itu, TPK Berlian mencatat throughput sebesar 787.167 TEUs hingga Juli 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 757.258 TEUs.

Peningkatan kinerja TPK Berlian didukung optimalisasi penerapan berthing window serta kesiapan peralatan bongkar muat.

Terminal tersebut didukung 15-16 unit Harbour Mobile Crane (HMC) dan satu unit Container Crane (CC). Kesiapan peralatan tersebut membantu mempercepat proses bongkar muat sekaligus meningkatkan efisiensi operasional terminal.

TTL Dorong Pengelolaan Tiga Terminal Terintegrasi

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, mengatakan rekor throughput hingga Juli 2026 menunjukkan efektivitas strategi pengelolaan tiga terminal secara terintegrasi.

“Rekor throughput hingga Juli 2026 menunjukkan bahwa strategi pengelolaan tiga terminal secara terintegrasi mulai memberikan hasil yang semakin kuat. Pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan konektivitas internasional di TPK Teluk Lamong, optimalisasi layanan domestik di TPK Nilam dan TPK Berlian, serta peningkatan produktivitas operasional secara berkelanjutan,” ujar David pekan lalu.

Menurutnya, TTL akan terus menjaga momentum pertumbuhan dengan menghadirkan layanan yang semakin efektif, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna jasa.

“Kami akan terus menjaga momentum pertumbuhan dengan menghadirkan layanan yang semakin efektif, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna jasa,” tambahnya.

Perkuat Surabaya sebagai Hub Logistik

Ke depan, PT Terminal Teluk Lamong akan melanjutkan upaya peningkatan produktivitas operasional, memperkuat konektivitas pelayaran, serta mengoptimalkan kapasitas dan utilisasi ketiga terminal.

READ  Sambut Tahun Kuda Api, JNE Rayakan Imlek 2026 dengan Semangat Bergerak Bersama

Sinergi antara TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian diharapkan semakin memperkuat posisi Surabaya sebagai salah satu hub dan simpul logistik strategis Indonesia.

Integrasi ketiga terminal juga diharapkan dapat mendukung kelancaran konektivitas perdagangan, baik untuk kebutuhan domestik maupun internasional.

Dengan capaian hingga Juli tersebut, TTL optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan hingga akhir 2026. Kinerja positif itu sekaligus diharapkan memberikan kontribusi lebih besar terhadap efisiensi rantai logistik nasional serta peningkatan daya saing perdagangan Indonesia. (DOL)