Dekananto Eko Purwono Ditunjuk Jadi Kapolda Jatim, Gantikan Nanang Avianto

News277 Dilihat

INDOUPTODATE.ID – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi dan mutasi jabatan besar-besaran di awal masa kepemimpinannya. Salah satu posisi strategis yang mengalami pergantian pimpinan adalah Polda Jawa Timur.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026, Kapolri menunjuk Irjen Pol Dekananto Eko Purwono sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur yang baru. Dekananto menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto yang dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Penunjukan ini menarik perhatian publik karena Irjen Pol Dekananto Eko Purwono merupakan rekan satu angkatan (Ating) Kapolri Suyudi di Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.

Rekam Jejak Panjang dan Spesialis Intelijen
Pengangkatan Dekananto sebagai Kapolda Jatim didasari oleh rekam jejak kepemimpinan serta pengalamannya yang matang di ranah kepolisian, khususnya di bidang intelijen.

Sebelum dipromosikan sebagai Kapolda Jatim, perwira tinggi bintang dua kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur, ini memegang jabatan sebagai Wakapolda Metro Jaya. Rekam jejak strategis Dekananto mencakup beberapa posisi penting, di antaranya:

Direktur Intelkam Polda Jatim: Berhasil menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Timur.

Direktur Intelkam Polda Metro Jaya (2024): Mampu mengawal dinamika keamanan di ibu kota secara kondusif hingga mendapatkan promosi bintang satu.

Direktur Politik Baintelkam Polri: Mengelola analisis dan pemetaan situasi politik nasional di tingkat Mabes Polri.

Wakapolda Metro Jaya: Mendampingi kepemimpinan di wilayah hukum Polda Metro Jaya sebelum akhirnya dipercaya memimpin Polda Jatim.

Penugasan ini sekaligus membawa Dekananto kembali ke tanah kelahirannya di Bojonegoro, yang kini berada di bawah wilayah hukum kepemimpinannya.

Bagian dari Penyegaran Organisasi Polri
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengonfirmasi bahwa pergeseran jabatan ini merupakan hal yang lumrah dalam rangka pembenahan internal dan penguatan kinerja kepolisian.

READ  Wamenkes Kunjungi RSUD Notopuro Sidoarjo, Tinjau Kesiapan Layanan TBC RO

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, Sabtu (3/10/2026).

Dalam surat keputusan terbaru tersebut, terdapat total 88 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri yang mendapatkan penugasan baru. Rotasi masif ini menandai pergerakan gerbong kepemimpinan baru di bawah kendali Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. (BEM)