Kolaborasi InJourney dan Pemkab Banyuwangi Dorong Pariwisata Naik Kelas ke Kancah Internasional

News210 Dilihat

INDOUPTODATE.ID – PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menegaskan komitmennya mendukung pengembangan Banyuwangi sebagai destinasi wisata berkelas internasional. Dukungan tersebut meliputi penguatan penyelenggaraan event, promosi destinasi, hingga peningkatan konektivitas penerbangan untuk memperluas akses wisatawan.

Komitmen itu disampaikan usai pertemuan Direktur Utama InJourney Maya Watono bersama Direktur Utama Angkasa Pura Mohammad Rizal Pahlevi dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata, Jumat (31/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penyusunan strategi bersama guna meningkatkan daya saing pariwisata Banyuwangi di pasar global.

Direktur Utama InJourney Maya Watono menilai Banyuwangi memiliki seluruh elemen yang dibutuhkan untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia. Menurutnya, perpaduan kekayaan alam, budaya, kuliner, hingga kreativitas pemerintah daerah menjadi modal besar untuk menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Banyuwangi memiliki potensi yang luar biasa. Alamnya indah, budayanya kuat, kulinernya menarik, kopinya juga luar biasa. Yang paling penting, tim di daerah sangat kreatif. Saya melihat pariwisata bisa menjadi engine of future economic growth bagi Banyuwangi,” ujar Maya.

Sebagai tindak lanjut, InJourney bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan sektor pariwisata. Salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas penyelenggaraan berbagai agenda wisata agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Event budaya Gandrung Sewu menjadi salah satu agenda yang diprioritaskan. InJourney menilai pertunjukan kolosal yang telah menjadi ikon Banyuwangi tersebut memiliki potensi besar untuk dipromosikan sebagai etalase budaya Indonesia di mata dunia.

Selain penguatan event, InJourney melalui Angkasa Pura juga akan mengkaji peningkatan konektivitas udara menuju Banyuwangi. Upaya tersebut diharapkan mampu memperluas akses wisatawan sekaligus menjaga keberlanjutan operasional rute penerbangan.

READ  Polda Jatim Dirikan 238 Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026 di Titik Strategis

Direktur Utama Angkasa Pura Mohammad Rizal Pahlevi mengatakan, peluang penambahan frekuensi penerbangan ke Banyuwangi terbuka, namun perlu dirancang secara matang agar tetap memberikan manfaat bagi maskapai maupun daerah.

“Kami melihat potensi penambahan frekuensi penerbangan ke Banyuwangi. Namun pengembangannya harus dirancang secara komprehensif, misalnya mengintegrasikan rute Banyuwangi dengan destinasi wisata lain sehingga tingkat keterisian penumpang tetap terjaga,” katanya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik komitmen InJourney dan Angkasa Pura dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah. Menurutnya, sinergi tersebut akan semakin memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia.

“Dukungan untuk meningkatkan kualitas event, memperluas promosi, hingga memperkuat konektivitas udara akan menjadi modal penting agar pariwisata Banyuwangi semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Ipuk.

Ia optimistis kolaborasi dengan InJourney akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi sektor pariwisata, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kunjungan wisatawan, terbukanya peluang investasi, serta berkembangnya pelaku usaha lokal di sektor ekonomi kreatif. (ZOT)