HUT ke-10 KilasJatim, JMSI Jatim Dorong Media Siber Terus Tingkatkan Profesionalisme

News218 Dilihat

INDOUPTODATE.ID – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jawa Timur, Syaiful Anam, mengungkapkan sejumlah ciri yang dapat menjadi tolok ukur sebuah media pers disebut baik. Menurutnya, penilaian tersebut dapat dilihat dari dua unsur utama, yakni perusahaan pers dan konten jurnalistik yang dihasilkan.

Hal itu disampaikan Syaiful Anam saat memberikan sambutan dalam peringatan HUT ke-10 media kilasjatim.com di Gedung PWI Jatim, Rabu (12/8/2026).

“Kalau dua unsur itu baik, maka media pers disebut kategori baik. Ada beberapa ciri-ciri kedua unsur itu disebut baik,” ujarnya.

Menurut Syaiful Anam, dari sisi perusahaan, media pers yang baik harus mampu memberikan manfaat kepada orang lain, salah satunya melalui perekrutan karyawan dan wartawan dengan memberikan kesejahteraan sesuai kesepakatan.

Model manajemen perusahaan pers, kata dia, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui kesepakatan pemberian bonus berdasarkan hasil perolehan iklan maupun advertorial.

Untuk menjamin kesejahteraan tersebut, perusahaan pers juga harus memiliki aturan internal yang jelas dan disepakati bersama sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Beberapa di antaranya adalah memiliki peraturan perusahaan, alamat kantor yang jelas, serta struktur organisasi perusahaan.

“Untuk perusahaan pers, struktur organisasi pimpinan dilakukan oleh profesional yakni wartawan dengan kompetensi utama, yang biasanya wartawan senior berpengalaman. Kalau portofolio ditandai dengan sertifikat UKW utama,” paparnya.

Sementara dari sisi konten jurnalistik, media disebut baik apabila seluruh produk pemberitaannya memenuhi kaidah jurnalistik. Berita harus mengedepankan akurasi, keberimbangan, serta tidak mengandung kebohongan, fitnah, unsur sadis maupun cabul.

“Beritanya akurat, berimbang, tidak bohong, fitnah, sadis, dan cabul,” ujar Syaiful Anam yang akrab disapa Cak Anam.

Selain memenuhi kaidah jurnalistik, ia menilai media yang baik juga ditandai dengan konsistensi dalam memproduksi berita. Pembaruan berita dilakukan setiap hari dengan mengutamakan hasil liputan wartawan sendiri.

READ  PLN UIT JBM Siaga 20 Hari, 1.390 Personel Jaga Pasokan Listrik Jatim–Bali

Menurutnya, media pers idealnya tidak hanya mengandalkan berita rilis, terlebih melakukan copy paste dari media lain.

“Semua ciri-ciri di atas sudah ada, sudah dilakukan oleh media kilasjatim.com. Karena itu media kilasjatim.com termasuk media dengan kategori baik,” tegasnya.

Syaiful Anam menambahkan, media yang dinilai baik belum tentu telah terverifikasi Dewan Pers. Kondisi tersebut dapat terjadi karena perusahaan pers belum mendaftarkan diri untuk mengikuti proses verifikasi atau terdapat alasan lainnya.

“Media yang terverifikasi Dewan Pers telah memenuhi syarat sebagai media yang baik menurut kriteria Dewan Pers,” ujarnya.

Karena itu, ia mengimbau perusahaan media yang belum terverifikasi untuk mendaftarkan diri ke Dewan Pers. Verifikasi dinilai penting sebagai bagian dari upaya membangun profesionalisme dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap perusahaan pers.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua JMSI Jatim sekaligus Sekretaris PWI Jatim itu juga menyampaikan ucapan selamat atas satu dekade perjalanan kilasjatim.com.

“Selamat dan Sukses HUT ke-10 media kilasjatim.com. Semoga tetap eksis menjadi media pers dengan kategori baik dan semakin baik ke depannya,” pungkasnya. (RED)