INDOUPTODATE.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, Jawa Timur, mengambil langkah responsif untuk mengantisipasi ancaman banjir dan genangan air menyambut datangnya musim hujan. Salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan kapasitas penyedotan air di Rumah Pompa Sidokare hingga 1.200 liter per detik.
Peningkatan kapasitas yang melonjak signifikan dari sebelumnya 200 liter per detik ini dilakukan dengan menambahkan satu unit mesin pompa baru berkapasitas 1.000 liter per detik. Mesin baru tersebut dipasang untuk mendampingi satu unit pompa lama yang telah beroperasi.
Wabup Mimik Idayana Sidak Proyek dan Beri Teguran Keras
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, meninjau langsung pengerjaan proyek tersebut dan meminta kontraktor untuk mempercepat proses penyelesaian sebelum target akhir pada Desember mendatang.
“Saya mohon bisa dipercepat dari target bulan Desember. Karena ini sudah mendekati musim hujan. Kasihan warga sini,” ujar Mimik dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).
Meski progres pengerjaan secara administratif mencatatkan surplus 0,8 persen sejak kontrak ditandatangani pada 28 Agustus lalu, Mimik mengaku belum puas. Ia menyoroti lambatnya pengerjaan konstruksi yang dalam kurun waktu satu bulan baru menyelesaikan tahap pemancangan tiang pancang (mini pile) lantai rumah pompa.
Selain kendala kecepatan, keterlambatan pengerjaan juga sempat terjadi akibat temuan konsultan pengawas terkait penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Atas temuan tersebut, Mimik meminta Inspektorat Kabupaten Sidoarjo memanggil tim pengawas dan kontraktor pelaksana untuk memperketat pengawasan proyek berbasis APBD ini.
“Kalau ini masih belum selesai, ya sanksinya di-black list. Jangan sampai digunakan lagi,” tegas Mimik.
Strategi Utama Penanganan Banjir di Wilayah Sidoarjo
Kepala Bidang Drainase Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU BM SDA) Sidoarjo, Herwindo Widiyanto, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas Rumah Pompa Sidokare merupakan bagian dari strategi utama penanganan genangan air, khususnya di wilayah Kecamatan Sidoarjo.
Selain Rumah Pompa Sidokare, Pemkab Sidoarjo juga melakukan peningkatan kapasitas di dua titik vital lainnya, yaitu:
1. Rumah Pompa Lippo
2. Rumah Pompa Banjarpoh
Secara keseluruhan, Pemkab Sidoarjo menyiagakan sebanyak 38 titik rumah pompa yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten.
“Jadi, nanti dua pompa ini mampu mengurangi volume genangan air sampai 1.200 liter per detik,” terang Herwindo. Ia juga memastikan seluruh unit pompa dalam kondisi prima dan rutin dipanaskan dua kali seminggu.
Material Sesuai Spesifikasi Sudah Tiba di Lokasi
Menanggapi kendala material, Koordinator Wilayah Pengawasan Proyek Dinas PU BM SDA Sidoarjo, Yusuf, membenarkan bahwa material yang tidak memenuhi standar teknis telah diangkut keluar dan diganti dengan yang baru sesuai spesifikasi.
“Material yang tidak sesuai ini harus diangkut keluar. Saya sudah komplain. Langsung didatangkan lagi yang sudah sesuai ini. Jadi, material sudah siap. Pekerja tinggal buat merakit pembesiannya,” jelas Yusuf. (GKW)





