Lewati ke konten
Indouptodate.id
Indouptodate.id
  • Home
  • News
  • Economy
  • Politics
  • Entertainment
  • Education
  • Sport
  • Techno
  • Leisure
  • Beauty
  • Index
News
Khofifah: Jawa Timur Miliki Sekolah Rakyat Terbanyak di Indonesia
19 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Duel Dua Juara Demi Takhta Dunia
Penularan HIV/AIDS tidak hanya terjadi pada orang dewasa, namun juga dilaporkan meluas hingga ke kalangan anak-anak dan remaja usia sekolah. Berdasarkan data di Kabupaten Sidoarjo, dari total 7.129 Orang dengan HIV (ODHIV), terdapat ratusan anak dan remaja yang dinyatakan positif HIV. Delta Crisis Center (DCC) mencatat hingga 1 Juli 2026, akumulasi anak dan pelajar di Sidoarjo yang terjangkit HIV telah mencapai 522 ODHIV. “Jumlah anak dan remaja usia sekolah di Sidoarjo hingga per 1 Juli 2026 yang terpapar total ada 522 ODHIV. Rinciannya berdasarkan asumsi, untuk PAUD/TK sekitar 13 anak, usia Sekolah Dasar hingga SMP sederajat sebanyak 44 remaja, dan SMA sederajat hingga mahasiswa diketahui 465 yang positif HIV,” terang Direktur Program Yayasan DCC, Ferry Efendi, SH., MH., Sabtu (18/7/2026). Ferry mengungkapkan, penularan HIV pada anak dan remaja di Sidoarjo disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari penularan ibu ke anak saat kehamilan, penggunaan jarum suntik narkoba, hingga akibat hubungan seks bebas di luar nikah. “HIV itu menular melalui empat cara yakni darah, seks bebas, jarum suntik, dan ASI. Ini harus terus disosialisasikan ke masyarakat agar ada pemahaman, dengan demikian jalur penularan bisa dijauhi,” kata Ferry. Menyikapi fenomena tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sidoarjo, Dr. Lilik Sulistyowati, S.Pd., M.Pd., menyatakan prihatin dan menegaskan akan segera melakukan koordinasi intensif dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo. “Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo menyatakan keprihatinan mendalam terhadap peserta didik yang terpapar HIV/AIDS. Kami tentunya memberikan perhatian serius terhadap fenomena ini dan segera berkoordinasi dengan pihak Dinkes,” beber Lilis, sapaan akrabnya. Langkah Mitigasi dan Pelatihan Konseling Guru Sebagai langkah nyata, Disdikbud Sidoarjo telah menyiapkan langkah mitigasi melalui penguatan kebijakan pendidikan, termasuk penyusunan langkah implementasi pencegahan penularan HIV/AIDS di semua satuan pendidikan. Hal ini dilakukan agar pelajar maupun tenaga pendidik yang terdampak tidak mendapat diskriminasi dan stigma negatif. Lilis memastikan seluruh lembaga pendidikan akan mendapatkan edukasi dan literasi mengenai pola penularan serta pencegahan HIV/AIDS. Dalam waktu dekat, Disdikbud juga akan menggelar pelatihan kesehatan reproduksi dan manajemen konseling bagi tenaga kependidikan. “Seluruh kepala sekolah, guru kelas, hingga guru BK (Bimbingan Konseling) akan dibekali pengetahuan yang berhubungan dengan pencegahan penularan HIV/AIDS dan penanganannya. Semua guru akan dilatih terkait manajemen konseling jika mendapati murid ada yang positif HIV,” tegas mantan Kepala SMPN 4 Sidoarjo tersebut. Ke depan, Disdikbud Sidoarjo akan meningkatkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinkes, Dinsos, Kementerian Agama, MUI, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Puskesmas, hingga ormas terkait untuk menekan penambahan kasus di lingkungan sekolah. Meski demikian, terkait kemungkinan adanya kewajiban tes HIV dalam proses seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2027, Disdikbud belum bisa memberikan kepastian. “Kami belum bisa menjawab pertanyaan itu karena masih harus dikomunikasikan dengan Dinkes,” jawabnya singkat. Benteng Keluarga dan Perlindungan Hak Pendidikan Lilis menekankan bahwa benteng keluarga tetap menjadi faktor pertahanan paling utama dalam menjaga anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas. Monitoring ketat dan pengawasan melekat harus bermula dari rumah. Bagi pelajar yang dinyatakan positif HIV, Disdikbud Sidoarjo menjamin hak pendidikan mereka secara penuh dan setara. “Anak usia sekolah yang ditemukan positif HIV tetap berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Tidak boleh dibeda-bedakan,” serunya. Terkait adanya temuan salah satu siswi kelas 8 SMP di Sidoarjo yang positif HIV, Lilis menjelaskan bahwa pihaknya bersama instansi terkait tengah melakukan pengawasan dan pendampingan maksimal, termasuk memastikan sang anak rutin mengonsumsi obat Antiretroviral (ARV). “Sudah menjadi pengawasan Disdikbud, Dinkes, dan Dinsos. Kepada yang bersangkutan terus diberikan pemahaman untuk minum obat ARV rutin agar ketahanan tubuhnya terus terjaga. Alhamdulillah, anak tersebut tidak sampai dikucilkan atau didiskriminasi karena lingkungan sekolah sudah diedukasi bahwa HIV tidak menular melalui sentuhan,” pungkas Lilis optimis.
Armada Pesawat Masih Terbatas, Pemerintah Sebut Ini Penyebab Tiket Pesawat Mahal
PWI Pusat: Wartawan Dilindungi UU Pers, Tak Boleh Diintimidasi
Transformasi Digital dan AI Diproyeksikan Tambah Pertumbuhan Ekonomi Indonesia hingga 1 Persen

Sekolah Rakyat Jawa Timur

Khofifah: Jawa Timur Miliki Sekolah Rakyat Terbanyak di Indonesia

News|19 Juli 2026oleh Editor indouptodate.id

INDOUPTODATE.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan Jawa Timur menjadi

Most View

  • 1
    TPS Raih Penghargaan Gold IRCA 2026 Berkat Komitmen Kepatuhan dan Tata Kelola
    Di News399 Dilihat
  • 2
    Rupiah Melemah, Kementerian ESDM Jamin Pasokan BBM Nasional Jauh di Atas Batas Aman
    Di News399 Dilihat
  • 3
    Permudah CPMI, Pemkab Jember Siapkan Layanan Terpadu dan Beasiswa Anak Pekerja Migran
    Di News398 Dilihat
  • 4
    HUT ke-31, Telkomsel Tegaskan Komitmen “Melayani Sepenuh Hati” dan Hadirkan Pengalaman Terbaik bagi Pelanggan Indonesia.
    Di News397 Dilihat
  • 5
    Pemkot Surabaya Berhasil Atasi 440 Titik Genangan, Penanganan 120 Lokasi Dilanjutkan pada 2026
    Di News397 Dilihat
  • 6
    Efisiensi Besar-besaran Program MBG Dimulai, Purbaya Sebut Anggaran Tahun Depan Turun Lagi
    Di News397 Dilihat

Economy

  • Mandiri Gandeng Joumpa, Tingkatkan Layanan Digital Lewat Livin’
    Di Economy, News551 Dilihat
  • Telkom Catat Pendapatan Rp73 Triliun di Semester I 2025, Transformasi Digital Jadi Kunci Pertumbuhan
    Di Economy, News323 Dilihat
  • Harga Batu Bara Jatuh Usai Menguat Tiga Hari, Permintaan China Turun.
    Di Economy, News301 Dilihat
  • Pertamina Jamin Stok LPG 3 Kg Bersubsidi Jatim Terjaga
    Di Economy, News242 Dilihat
  • Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Gelar UMK Academy 2025, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
    Di Economy, News234 Dilihat
© indouptodate.id
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Cyber Media Guidelines